METODOLOGI TAJRIH IBN AL-JAUZI DALAM KITAB AD-DHU’AFÂ WAL-MATRÛKÎN (Bedah Kasus Riwayat Aflah Ibn Sa’id dalam Kitab al-Maudhû’ât)

  • Muhamad Ridwan Nurrohman Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Abstract

Kondisi objektif yang melatar-belakangi kemunculan karya-karya beliau pun nampaknya begitu berpengaruh terhadap kerangka metodologi Ibn al-Jauzi. Sehingga tidak sedikit ulama yang memberikan catatan-catatan terhadap karya Ibn al-Jauzi ini. Salah satu kasus yang akan dikaji dalam tulisan ini, adalah dicantumkannya sebuah hadis riwayat Muslim, dalam kitab al-Maudhû’ât. Mungkinkah ada hadis Shahih Muslim yang ternyata berderajat dhaif, bahkan maudhu? Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mendeskripsikan metodologi (manhaj) jarh Imam Ibn al-Jauzi dalam kitab ad-Dhu’afâ wal-Matrûkîn. Posisi Ibn al-Jauzi yang cukup kontroversial dengan al-Maudhû’ât-nya, tentu saja menyisakan masalah di kitab kumpulan rawinya ini. Penelitian ini juga sekaligus menguji konsistensi Ibn al-Jauzi dalam menerapkan konsep jarh-ta’dil-nya. Lebih khusus lagi dalam menetapkan ke-dhaif-an para perawi. Setelah dilakukan penela’ahan terhadap kasus paling kontroversial dalam karya Ibn al-Jauzi ini. Ditemukan sebuah kesimpulan, bahwa ia tetap konsisten dengan metodologinya, dan berani “tampil beda” dengan ijtihad yang diusungnya. Meskipun landasan metodologis yang beliau gunakan, dinilai tidak dapat dipertanggung-jawabkan.


Kata kunci: Ibn al-Jauzi; jarh; uji konsistensi.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2017-05-25
How to Cite
NURROHMAN, Muhamad Ridwan. METODOLOGI TAJRIH IBN AL-JAUZI DALAM KITAB AD-DHU’AFÂ WAL-MATRÛKÎN (Bedah Kasus Riwayat Aflah Ibn Sa’id dalam Kitab al-Maudhû’ât). Al-MAJAALIS, [S.l.], v. 4, n. 2, p. 73 - 90, may 2017. ISSN 2477-8001. Available at: <http://ejournal.stdiis.ac.id/index.php/Al-Majalis/article/view/66>. Date accessed: 24 nov. 2017.