Penarikan dan Koreksi
Kebijakan Penarikan dan Koreksi
Al-Majaalis : Jurnal Dirasat Islamiyah memahami bahwa para penulis telah bekerja dengan saksama dalam mempersiapkan naskah dan dewan redaksi pun telah melaksanakan proses review dengan baik. Namun terkadang sebuah artikel harus ditarik atau dihapus karena alasan ilmiah. Hal ini hanya dapat dilakukan dalam kondisi darurat. Sehingga koreksi dan klarifikasi bila diperlukan akan dilakukan dengan standar yang ketat untuk menjaga kredibilitas publikasi ilmiah. Komitmen dan kebijakan Al-Majaalis adalah menjaga integritas publikasi ilmiah sekaligus sebagai arsip hasil karya para peneliti.
Penarikan Artikel
Al-Majaalis: Jurnal Dirasat Islamiyah berkomitmen untuk menjaga integritas publikasi ilmiah. Sehingga terkadang ada artikel yang perlu ditarik. Artikel dapat ditarik jika:
- Terdapat kesalahan ilmiah besar yang dapat membatalkan kesimpulan artikel. Misalnya; terdapat bukti yang jelas bahwa temuan tidak valid, baik karena kesalahan yang disengaja (seperti; pemalsuan data) atau kesalahan yang tidak disengaja (seperti; kesalahan perhitungan atau kesalahan percobaan).
- Teredapat pelanggaran etika, seperti; plagiarisme (pengambilalihan ide, proses, hasil atau kata-kata dari orang lain tanpa menunjukkan referensi yang sesuai) atau kepengarangan yang tidak tepat.
- Artikel jelas-jelas bersifat memfitnah, melanggar hak hukum orang lain atau artikel tersebut berisiko menimbulkan permasalahan yang serius.
- Artikel telah dipublikasikan di jurnal lain (seperti; publikasi berganda).
Keputusan pencabutan artikel akan dikomunikasikan dengan penulis dan pihak-pihak yang terkait. Jika penulis memegang hak cipta sebuah artikel, bukan berarti secara otomatis memiliki hak untuk mencabut artikelnya setelah publikasi. Artikel yang ditarik metadata artikel tersebut (seperti; judul dan informasi penulis) akan dipertahankan, namun isinya akan diganti dengan informasi bahwa artikel tersebut telah dihapus karena alasan tertentu.
Koreksi Artikel
Al-Majaalis : Jurnal Dirasat Islamiyah akan melakukan koreksi artikel jika:
- Terdapat data yang cacat atau terbukti menyesatkan, terutama jika hal tersebut merupakan kesalahan yang tidak disengaja.
- Terdapat kesalahan daftar penulis (seperti; nama penulis yang berkontribusi dihilangkan atau penulis yang tidak memenuhi kriteria kepenulisan ikut disertakan).
Koreksi terbagi dalam tiga kategori:
- Erratum: koreksi penerbit untuk memberitahu pembaca tentang kesalahan yang dilakukan oleh tim jurnal (biasanya kesalahan produksi) yang berdampak negatif pada integritas ilmiah artikel atau reputasi penulis.
- Corrigendum: koreksi penulis untuk memberitahu pembaca tentang kesalahan yang dilakukan oleh penulis yang berdampak negatif integritas ilmiah artikel atau reputasi jurnal.
- Addendum: tambahan pada artikel oleh penulis untuk menjelaskan ketidakkonsistenan, memperluas, menjelaskan atau memperbarui informasi pada artikel.
Koreksi artikel akan dikomunikasikan dengan penulis dan pihak-pihak yang terkait. Keputusan akhir tentang apakah koreksi diperlukan atau tidak berada di editor in chief.


























