KLARIFIKASI SYEIKH MUHAMMAD BIN ABDUL WAHHAB TENTANG HAKIKAT DAKWAHNYA KEPADA MASYARAKAT QOSHIM

  • Ali Musri Semjan Putra Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Abstract

Dalam sepanjang sejarah Islam tidak sedikit kajian para ulama yang membahas berbagai perbedaan dalam pemahaman, akan tetapi para ulama kita dalam mengkaji ataupun mengkritisi sebuah pemikiran dan pemahaman bukan berdasarkan kepada asumsi dan opini publik belaka. Mereka meninjau secara langsung referensi yang menjadi rujukkan utama sebuah pemikiran atau pemahaman tersebut. Mereka benar-benar memiliki sifat Inshaf dalam mengkritisi sebuah pemikiran, jauh dari rasa kepanatikan dan ta’ashub. Dalam penelitian ini penulis ingin mengajak para pemerhati peikiran untuk melihat, menilai dan mengkaji sebuah pemikiran dari sumber aslinya bukan dari opini publik dan asumsi justifikasi. Penelitian ini membahas tentang salah satu surat pribadi Syeihk Muhammad bin Abdul Wahab dalam mengklarifikasi berbagai tuduhan-tuduhan terhadap dakwah beliau. Dimana tuduhan-tuduhan tersebut semenjak zaman beliau sampai sekarang masih disebar dan dijadikan sebagai alat provokasi dalam memecah belah persatuan umat. Penelitian ini merupaka penelitian pustaka yang memusatkan perhatian pada pengkajian terhadap teks surat pribadi Syeikh Muhammad bin Abdul Wahab yang beliau kirimkan kepada masyarakat Qoshim. Surat beliau tersebut terdapat pada jilid ke tiga dalam kumpulan karya beliau sebanyak sembilan jilid. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sebagian besar dari tuduhan-tuduhan terhadap dakwah Syeikh Muhammad bin Abdul Wahab telah beliau klarifikasi. Bahwa beliau berlepas diri dari segala tuduhan tersebut.


Kata Kunci: Klarifikasi, Muhammad bin Abdul Wahab, Dakwah.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2017-05-25
How to Cite
SEMJAN PUTRA, Ali Musri. KLARIFIKASI SYEIKH MUHAMMAD BIN ABDUL WAHHAB TENTANG HAKIKAT DAKWAHNYA KEPADA MASYARAKAT QOSHIM. Al-MAJAALIS, [S.l.], v. 4, n. 2, p. 135 - 172, may 2017. ISSN 2477-8001. Available at: <http://ejournal.stdiis.ac.id/index.php/Al-Majalis/article/view/69>. Date accessed: 24 nov. 2017.