Generative AI Policies

AI adalah sebuah teknologi kecerdasan buatan yang dapat menghasilkan konten seperti; teks, gambar, audio atau data sintetis. Contohnya adalah platform ChatGPT, DALL-E dan yang semisalnya. Kebijakan ini dibuat sebagai respon terhadap meningkatnya penggunaan AI dan teknologi berbasis AI dalam dunia akademis. Tujuannya untuk memberikan panduan dan memastikan transparansi bagi penulis, reviewer, editor dan semua kontributor Al-Majaalis: Jurnal Dirasat Islamiyah.

  1. Untuk Penulis
    Jika penulis menggunakan AI atau teknologi berbasis AI dalam penulisan naskah, maka alat tersebut hanya boleh digunakan untuk meningkatkan kualitas bahasa. Penggunaan AI harus di bawah pengawasan manusia dan penulis harus meninjau kembali artikel secara menyeluruh. Penulis bertanggung jawab penuh atas artikel yang telah ditulisnya. Penulis harus mengungkapkan dengan jelas penggunaan AI atau teknologi berbasis AI dalam naskah mereka. Pernyataan tersebut disertakan dalam artikel yang diterbitkan untuk menunjukkan transparansi dan menjaga kepercayaan publik.
    AI atau teknologi berbasis AI tidak boleh dicantumkan sebagai penulis. Setiap penulis bertanggung jawab atas validitas, integritas dan orisinalitas artikelnya, serta harus dipastikan telah mematuhi etika publikasi. Tidak diperbolehkan menggunakan AI atau teknologi berbasis AI untuk membuat atau memodifikasi gambar dalam artikel, termasuk pula pengeditan gambar. Adapun penyesuaian kecerahan, kontras atau keseimbangan warna diperbolehkan selama tidak mengaburkan atau menghilangkan informasi apa pun dari gambar aslinya.
  2. Untuk Reviewer
    Artikel yang sedang direview harus diperlakukan sebagai dokumen rahasia. Reviewer diperbolehkan untuk mengunggah artikel atau bagian dari artikel ke AI dengan tetap kerahasiaan dan hak penulis. Proses review merupakan bagian penting dari proses akademis dan memerlukan penilaian manusia. AI atau teknologi berbasis AI tidak boleh digunakan untuk membantu evaluasi artikel, karena dapat menghasilkan penilaian yang tidak akurat dan bias. Al-Majaalis: Jurnal Dirasat Islamiyah dapat menggunakan teknologi AI yang dikembangkan atau dilisensikan secara internal untuk pemeriksaan kelengkapan dan deteksi plagiarisme dengan tetap memperhatikan kerahasiaan dan privasi karya penulis.
  3. Untuk Editor
    Artikel yang dikirimkan merupakan dokumen rahasia. Editor boleh mengunggah artikel atau bagian dari artikel ke AI dengan tetap menjaga kerahasiaan dan hak penulis. Kerahasiaan ini juga berlaku untuk semua komunikasi terkait naskah, termasuk pemberitahuan dan surat keputusan. Editor bertanggung jawab atas integritas proses editorial dan keputusan yang disampaikan kepada penulis. Jika editor mencurigai adanya pelanggaran kebijakan AI oleh penulis, maka hal tersebut harus dilaporkan kepada manajemen jurnal untuk ditindaklanjuti.
    Al-Majaalis: Jurnal Dirasat Islamiyah dapat menggunakan teknologi AI internal atau berlisensi untuk mendukung proses editorial dengan tetap mematuhi prinsip kerahasiaan dan perlindungan data.