Tentang Jurnal Ini

Jurnal Al-Khabar Jurnal Ilmu Riwayah (E-ISSN: 3109-4015) didirikan sebagai media publikasi ilmiah yang mengangkat tema-tema khusus dalam ilmu riwayat hadis. Jurnal ini menjadi sarana bagi para akademisi, peneliti, dan mahasiswa, baik dari kalangan internal kampus maupun eksternal, untuk menyumbangkan gagasan dan penelitiannya dalam bidang takhrij al-ḥadīth, ʿilm muṣṭalaḥ al-ḥadīth, kajian tokoh-tokoh hadis (rijāl al-ḥadīth), referensi hadis klasik maupun kontemporer (maṣādir al-ḥadīth), serta studi hadis berbasis kawasan.

Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari dan Agustus.

Terbitan Terkini

Vol 1 No 2 (2026): AL-KHABAR: JURNAL ILMU RIWAYAH

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā, Zat Yang Maha Pemurah, yang senantiasa melimpahkan taufik dan inayah-Nya sehingga al-Khabar: Jurnal Ilmu Riwayah dapat kembali menjumpai pembaca pada penerbitan Volume 1 Nomor 2 edisi Februari 2026. Sesuai dengan komitmen redaksi, jurnal ini secara konsisten hadir dua kali dalam setahun untuk mewadahi dialektika keilmuan yang otoritatif di bidang studi hadis.

Pada edisi kedua ini, tim redaksi menyajikan lima artikel penelitian ilmiah yang secara tajam berfokus pada diskursus takhrīj al-ḥadīth, penyelesaian problem transmisi, serta validasi dalil yang menjadi pijakan dalam merespons dinamika umat. Sorotan utama pada edisi ini meliputi penelusuran validitas riwayat lā ḍarar wa lā ḍirār yang diuji sebagai landasan argumentasi fatwa MUI Jawa Timur terkait fenomena sound horeg. Selain itu, disajikan pula telaah kritis terhadap metodologi Imam al-Syaukānī dalam kitab Nayl al-Awṭār saat meresolusi problem ta‘āruḍ al-ḥadīth.

Menariknya, edisi ini memberikan porsi khusus pada kajian takhrīj al-ḥadīth terhadap kitab al-Mustadrak karya al-Ḥākim al-Naisābūrī. Terdapat tiga artikel yang secara spesifik menguji kualitas sanad dan matan dari riwayat-riwayat di dalamnya; meliputi evaluasi transmisi riwayat terkait legitimasi tindakan tabarru‘ istri menggunakan harta pribadinya, takhrīj dan evaluasi kualitas sanad pada riwayat tentang keutamaan sedekah orang fakir dibandingkan orang kaya, serta penelusuran jalur periwayatan tentang mencium Rukun Yamani. Variasi kajian ini diharapkan mampu mengukuhkan vitalitas ilmu riwayah dan kritik sanad sebagai pisau bedah utama sebelum melangkah pada tataran konklusi hukum.

Kami mewakili tim redaksi Jurnal al-Khabar mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para penulis, mitra bestari, dan seluruh pihak yang telah mencurahkan pemikiran dalam proses penerbitan edisi ini. Semoga kehadiran Jurnal al-Khabar dapat terus memantik diskursus lanjutan dan memperkaya khazanah keilmuan Islam yang bermanfaat. Āmīn.

Jember, 28 Februari 2026

Editor-in-Chief

Diterbitkan: 28-02-2026
Lihat semua terbitan