Hadis-Hadis Bahaya Utang dan Pengaruh Utang Terhadap Stabilitas Perekonomian Negara

Penulis

  • Hasyyati Nurhabibah STDI Imam Syafi'i Jember
  • Hendri Waluyo Lensa STDI Imam Syafi'i Jember

Kata Kunci:

utang;, masyarakat;, ekonomi;, hadis

Abstrak

ABSTRACT

The consumptive lifestyle of most humans leads them into debt. As the world continues to evolve, people are competing to emulate the behavior of hedonism. The emergence of parties that provide loans with very easy access has made people's perceptions of debt commonplace. Not infrequently, debt becomes the only way to fulfill the needs of lust, and even though being easy on the debt will not expand the narrow economy, it will increase the burden of a sustainable life. In general, most people do not know the existence of the hadiths about the dangers of debt and do not realize the adverse effects of getting into debt in life. Therefore, researchers want to inform people about the existence of these hadiths so that people realize that the habit of being in debt can be self-defeating and create an unhealthy lifestyle. This research uses a qualitative approach with a literature study and library research method. The findings of this study show that: (1) there are hadiths about the dangers of debt, (2) there are factors that influence debt behaviour by the comunity, and (3) the habit of being in debt has a negative impact on the country's economic stability. Keywords: debt; society; economy; hadith.

ABSTRAK

Pola hidup konsumtif sebagian besar manusia menyebabkan mereka berutang. Zaman terus berkembang, masyarakat berlomba-lomba untuk meniru perilaku hidup hedonisme. Munculnya pihak-pihak yang memberikan pinjaman dengan akses yang sangat mudah membuat persepsi masyarakat terhadap utang menjadi lumrah. Tak jarang, utang menjadi satu-satunya jalan untuk memenuhi kebutuhan hawa nafsu padahal bermudah-mudahan dalam berutang tidak akan melapangkan ekonomi yang sempit justru akan menambah beban hidup yang berkelanjutan. Sebagian besar masyarakat belum mengetahui keberadaan hadis-hadis bahaya utang, dan tidak menyadari dampak buruk membiasakan utang dalam kehidupan. Budaya berutang ini tanpa sadar dapat menyebabkan krisis ekonomi dan memengaruhi stabilitas perekonomian negara. Peneliti ingin menginformasikan tentang adanya hadis-hadis tersebut supaya masyarakat menyadari bahwa kebiasaan berutang dapat merugikan diri sendiri, dan menciptakan gaya hidup yang tidak sehat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur/library research. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Terdapat hadis-hadis tentang bahaya utang, (2) Terdapat faktor-faktor yang memengaruhi perilaku berutang oleh masyarakat, (3) Kebiasaan berutang memiliki dampak buruk terhadap stabilitas perekonomian negara. Kata kunci: utang; masyarakat; ekonomi; hadis.

Diterbitkan

31-10-2023

Cara Mengutip

Nurhabibah, H., & Lensa, H. W. (2023). Hadis-Hadis Bahaya Utang dan Pengaruh Utang Terhadap Stabilitas Perekonomian Negara. AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits, 1(2), 93–108. Diambil dari https://ejournal.stdiis.ac.id/index.php/al-atsar/article/view/458