STRENGTHENING MORAL CHARACTER AND SPIRITUAL PURIFICATION THROUGH HADITH-BASED AT COMMUNITY LEARNING
DOI:
https://doi.org/10.37397/hdc.v1i2.1476Kata Kunci:
tazkiyatun nafs, Islamic morals, Riyadhus Shalihin, spiritual development, community serviceAbstrak
Modern social development has created challenges in moral and spiritual formation, including declining moral values, weakened self-control, and reduced attention to spiritual growth. These conditions indicate the increasing need for community-based spiritual development programs. This community service activity aimed to improve public understanding of tazkiyatun nafs (purification of the soul), strengthen Islamic moral development, and optimize the role of the mosque as a center for spiritual development. The activity employed a Participatory Action Research (PAR) approach involving active collaboration between implementers and participants throughout planning, implementation, and evaluation processes. The program was conducted at Al Bahmudah Mosque, Sumbersari, Jember, through regular Riyadhus Shalihin study sessions using lectures, hadith explanations, interactive discussions, and mentoring activities. The results showed positive changes among participants, including improved consistency of congregational attendance, enhanced understanding of Islamic moral values, increased awareness of self-improvement, and greater participation in discussions. The contextual delivery of hadith-based materials facilitated participants in understanding and applying Islamic values in daily life. Overall, the Riyadhus Shalihin study sessions contributed positively to strengthening spiritual development and fostering Islamic character within the community.
Referensi
Fauziyah, N. K., Azaria, D. L., & Khainuddin. (2024). Konsep pemikiran tazkiyatun nafs oleh Ibnu Taimiyah dan relevansinya dengan pendidikan karakter. Spiritualita, 8(2), 159–169. https://doi.org/10.30762/spiritualita.v8i2.2316
Gelgel, I. P. (2025). Membangun kesadaran spiritual dalam era modern. Kajian & Reviu Jinarakkhita: Jurnal Gerakan Semangat Buddhayana (JGSB), 3(2), 109–123.
Hamidi, A., & Nurhakim, M. (2025). Character building based on tazkiyatun nafs: A conceptual study on the development of moral education materials. International Journal of Research and Innovation in Social Science (IJRISS), 9(26).
Harahap, M. Y., & Ependi, R. (2023). Tazkiyatun nafs dalam membentuk akhlakul karimah. PT Green Pustaka Indonesia.
Hasibuan, Z. (2026). Tazkiyatun nafs melalui pembelajaran tahfidz Al-Qur’an (Perspektif konseling Islami). UMSU Press.
Leba, C. B., Ayub, Y. F., & Senjaya, S. J. S. (2026). Spiritualitas kehidupan: Menemukan ketenangan dan makna hidup sejati. Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE), 2(1), 1069–1078.
Lestari, R. N., & Achdiani, Y. (2024). Pengaruh globalisasi terhadap gaya hidup individualisme masyarakat modern. Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 14(2), 117–128.
Miranda, M., Sutarto, S., & Siswanto, S. (2024). Media audio visual dalam pembelajaran dan implementasi terhadap pemahaman siswa pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadis. Institut Agama Islam Negeri Curup.
Muhammad Yunus. (2024). Majelis taklim dan perannya dalam meningkatkan kesadaran beragama. Jurnal Budi Pekerti Agama Islam, 2(6), 116–122. https://doi.org/10.61132/jbpai.v2i6.617
Rahel, M., Ali, M., Surrah, M., Habibah, U., & Aliyah, R. (2025). Model pemberdayaan masyarakat kolaboratif berbasis participatory action research (PAR): Sinergi revitalisasi spiritualitas keagamaan dan penguatan ekonomi lokal di Dusun Carabaka, Bawean. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Desa (JPMD), 6(2), 569–586.
Ridwan, M. (2025). Analisis konsep nilai-nilai kesabaran dalam Kitab Riyadush Sholihin karya Imam An-Nawawi. Universitas Islam Negeri Palopo.
Sartiwi, S. (2023). Pembelajaran kontekstual dalam pendidikan agama Islam: Memahami pengalaman peserta didik dalam mengaplikasikan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari. GUAU: Jurnal Pendidikan Profesi Guru Agama Islam, 3(3), 74–83.
Sugari, D., & Hilalludin, H. (2026). Optimalisasi fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan sosial masyarakat melalui program pengabdian di Masjid Al-Muttaqin Semin, Gunungkidul. IQOMAH: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(1), 50–63.
Suparlan, S. (2022). Membentuk karakter yang kokoh melalui pendidikan hati. Jurnal Humanika, 22(1), 77–90.
Zain, S. H. W., Wilis, E., & Sari, H. P. (2024). Peran pendidikan Islam dalam pembentukan karakter masyarakat berbasis nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadis. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 2(4), 199–215.












