History Jurnal

Sejarah Jurnal Al-Khabar

  1. Latar Belakang Pendirian

Dengan berkembang pesatnya Program Studi Ilmu Hadis di STDI Imam Syafi’i Jember secara khusus, serta meningkatnya minat terhadap studi hadis di tingkat nasional maupun internasional, muncul kebutuhan mendesak akan hadirnya jurnal ilmiah yang secara khusus mewadahi kajian dalam bidang ilmu riwayat hadis (ilmu alat). Hal ini semakin penting mengingat masih minimnya jurnal ilmiah yang fokus pada aspek metodologis dan keilmuan teknis dalam studi hadis.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Jurnal Al-Khabar didirikan sebagai media publikasi ilmiah yang mengangkat tema-tema khusus dalam ilmu riwayat hadis. Jurnal ini menjadi sarana bagi para akademisi, peneliti, dan mahasiswa, baik dari kalangan internal kampus maupun eksternal, untuk menyumbangkan gagasan dan penelitiannya dalam bidang takhrij hadis, ilmu musthalah hadis, kajian tokoh-tokoh hadis (rijāl al-ḥadīth), referensi hadis klasik maupun kontemporer (maṣādir al-adīth), serta studi hadis berbasis kawasan.

  1. Tujuan

Jurnal Al-Khabar bertujuan menjadi wadah penyebaran hasil-hasil penelitian terbaru dalam bidang ilmu hadis, secara khusus pada aspek ilmu alat hadis. Fokus kajiannya meliputi:

  • Ilmu takhrij hadis
  • Ilmu musthalah hadis
  • Tokoh-tokoh hadis (rijāl al-ḥadīth)
  • Referensi dan sumber-sumber hadis (maṣādir al-ḥadīth)
  • Studi hadis berbasis kawasan

Dengan cakupan tersebut, jurnal ini diharapkan menjadi rujukan penting dalam pengembangan studi hadis yang berbasis metodologi klasik namun tetap relevan dengan konteks akademik modern.

  1. Penerbit dan Afiliasi

Jurnal Al-Khabar diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Hadis STDI Imam Syafi’i Jember, dengan afiliasi langsung kepada Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah (STDI) Imam Syafi’i Jember.

  1. Periode Terbitan

Jurnal ini mulai terbit pada periode kedua tahun 2025, dengan frekuensi dua kali dalam setahun, yaitu setiap bulan Februari dan Agustus.

  1. Platform dan Identitas Visual

Jurnal Al-Khabar dikelola secara profesional menggunakan Open Journal System (OJS) versi 3.3.0.15, guna menjamin proses pengelolaan naskah secara terbuka, transparan, dan terstandar.

Secara visual, jurnal ini menggunakan latar dominan berwarna Biru Langit, dengan logo bertuliskan Al-Khabar dalam bahasa Arab, sebagai bentuk penghargaan terhadap bahasa utama dalam literatur hadis klasik (kutub at-turāth). Bahasa nasional, yakni Bahasa Indonesia, digunakan sebagai pendamping untuk menjembatani pemahaman akademik secara luas.

Desain logo terdapat empat kotak kecil, yang secara filosofis merepresentasikan empat bentuk periwayatan hadis, yaitu:

  1. Qauli (ucapan Nabi ﷺ)
  2. Fi’li (perbuatan Nabi ﷺ)
  3. Taqriri (persetujuan Nabi ﷺ)
  4. Wasfi (deskripsi atau sifat Nabi ﷺ)

Dengan desain dan struktur tersebut, Al-Khabar bukan hanya hadir sebagai jurnal ilmiah, tetapi juga sebagai representasi visual dari prinsip-prinsip hadis Nabi ﷺ dalam bentuk yang akademis, sistematis, dan relevan dengan perkembangan keilmuan hadis kontemporer.