Pedoman Penulisan

PEDOMAN PENULISAN JURNAL

 

1. Tulisan dapat berbentuk konsepsi dan lebih baik berbentuk hasil penelitian dalam lingkup ilmu keislaman, baik penelitian lapangan maupun penelitian kepustakaan.

2. Naskah diketik dengan MicrosoftWord pada kertas ukuran A.4:, font Times New Arabic, size 12, spasi 1,5 dengan panjang antara 15 - 25 halaman. Jika tulisan artikel menggunakan bahasa Arab, maka menggunakan font Sakkal Majallah, size 14 dan spasi 1,5 dengan panjang antara 15 - 25 halaman.

3. Sistematika penulisannya sebagai berikut:

Judul : padat, jelas, dan mencerminkan substansi penelitian.

Penulis: nama, asal institusi (home base) dan email penulis.

Abstrak dalam bahasa Inggris dan bahsa Indonesia, masing-masing antara 200 - 250 kata.

Kata kunci: 3 - 6 kata.

A. PENDAHULUAN: memuat latar belakang, rumusan masalah, tujuan penelitian, metode penelitian dan studi pustaka.

Metode Penelitian: menguraikan pendekatan penelitian, jenis penelitian sumber data, teknik pengumpulan data dan teknik analisisnya.

Studi Pustaka: berisi penelitian terdahulu yang memiliki kemiripan dengan penelitian yang penulis lakukan.

B. PEMBAHASAN: terdiri dari beberapa sub sesuai kebutuhan. Penyajian data dalam bentuk narasi dan sistematis yang isinya mengarah langsung pada analisis dan temuan penelitian berdasarkan perspektif teori yang digunakan oleh penulis.

C. SIMPULAN: berisi kesimpulan dalam menjawab masalah penelitian yang telah dirumuskan.

DAFTAR PUSTAKA: memuat referensi yang digunakan.

4. Setiap kata asing atau istilah lokal ditulis miring (italic), dan untuk kata-kata arab harus ditransliterasi sesuai pedoman.

5. Penulisan rujukan dilakukan dengan footnote, dengan font Times New Arabic, size 10 dan spasi 1. Jika tulisan artikel menggunakan bahasa Arab, maka footnote dengan font Sakkal Majallah, size 14 dan spasi 1. Berikut contoh penulisan untuk referensi buku, jurnal, sumber dari internet dan hasil wawancara;

1 Muhammad al-Zarqani, Syarh al-Zarqani ‘ala Muwaththa’ al-Imam Malik (Beirut: Dar al-Fikr, 1995) jld. 3. hlm 41.

2 Al-Zarqani, Syarh al-Zarqani, jld. 3. Hlm. 35.

3Jajat Burhanudin, “The Making Of Islamic Political Tradition in the Malay World,Jurnal Studia Islamika, Vol. 8, No. 2 (2002).

4 http://www.sunnah.net. Diakses 20 Mei 2014.

5Iskandar, Wawancara (Jember, 24 Agustus 2014).

6. Penulisan daftar pustaka dilakukan dengan menyebut nama akhir penulis, judul buku, kota, penerbit dan tahun, serta tidak perlu mencantumkan halaman. Kemudian mengurutkannya secara alfabetis, seperti contoh berikut;

Al-Bukhari, Muhammad bin Isma’il, Shahih Bukhari. Cet. I; Kairo: Maktabah al-Imam Muslim, 1436 H.

Burhanudin, Jajat. “The Making Of Islamic Political Tradition in the Malay World,Jurnal Studia Islamika, Vol. 8, No. 2, 2002.

http://www.sunnah.net.

7. Artkel ditulis berdasarkan pedoman transliterasi yang telah disepakati oleh Kementrian Agama dan Kemendikbud no 158 tahun 1987.